Suatu ketika tersebutlah seorang anak yang terlahir dari sebuah Desa yang terpencil, anak ini terlahir dari keluarga yg sederhana, ketika berumur sekitar lima tahun anak ini mulai berulah nakal seperti prilaku anak kecil pada umumnya, tapi kenakalan anak ini sungguh luar biasa sekali, bahkan sangking nakalnya warga kampung dibuat kewalahan oleh anak ini, tiap hari ada saja kelakuan yg bikin hati orang kesal, anak ini permainannya berbeda sekali dengan anak pada umumnya, hobinya adalah memancing ikan, menebang pohon, masuk hutan, main rumah-rumahan serta main bakar-bakaran. Suatu ketika anak ini mengikuti almarhum kakeknya ke kebun dia pun diam-diam mengambil golok untuk main tebang-tebangan pohon kala itu dia terluka kakinya akibat terkena golok, kenakalan anak ini sungguh luar biasa. Setiap hari ada saja pepohonan bunga warga desa yg di tebanginya tk jarang anak ini di marahi warga desa, pernah suatu hari anak ini menebang pisang milik warga desa dan ketahuan lalu dimarahi,. Ket...
Tugas Kuliah Konstitusi dan Kelembagaan Pemerintahan Opini Lembaga Pemerintahan Indonesia, 1. Ketua DPR-RI Setya Novanto menghadiri acara konferensi pers Donald Trump, di AS. Ketua DPR Setya Novanto hadiri kampanye bakal calon presiden AS, Donald Trump. Tindakan Setya Novanto selaku Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang menghadiri acara konferensi pers Donald Trump, pengusaha Amerika Serikat (AS) yang sedang berancang-ancang untuk mengikuti pemilihan Presiden di AS, dimaknai sebagai tindakan Indonesia mencampuri urusan dalam negeri AS. Pendapat Saya : Menurut Pendapat saya secara pribadi sebagai Mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), Pertemuan Antara Ketua DPR-RI dengan Donald Trump, boleh-boleh saja asalkan tidak membawa nama Indonesia dan tidak merugikan Negara serta Nama baik negara. Jika pertemuan tersebut menyangkut politik kerja sama itu adalah hal yang salah dan seharusnya tidak boleh dilakukan. (Sumber : http://news.liputan6.com) ...